[PART 1] Metodologi Pengembangan Sains Untuk Anak Usia Dini – Materi 1

SAINS

What is Goal for Science Education ?

Menghasilkan kemandirian berpikir (berpikir menggunakan kepala sendiri, tidak usah mengikuti ‘kata orang’ )  dan kita langsung berbuat (action)

(Albert Einstein)

Science is built of facts as a house is of stories. But a collection of facts is no more a science than a pile of stones is a house

(Henri Paincare, La Science et’Hypothese – 1908)

 

Science is Body of Knowledge

 

**

Perlu diperhatikan, hendaknya kita membuat treatment untuk anak dalam setiap pembelajaran. Karena anak usia dini masih dalam tahap operasional konkrit.

 

Example :

Read the rest of this entry

Antara PAUD dan Keadaan Politik Saat Ini

A lil’ note this evening …..

This note is just my opinion, tidak ada maksud apapun selain share pendapat mengenai ‘sesuatu’ yang ada dalam benak saya. Berkaitan dengan apa yang disampaikan oleh dosen Metodologi Pengembangan Sains Untuk Anak Usia Dini, Ir. Masitowati, M.Si, M. Ed di kelas saya hari ini …

Beliau mengingatkan kami untuk memakai metode ‘Cooperative Learning’ atau dengan kata lain ’Kerja Kelompok’ dalam melakukan kegiatan pembelajaran untuk anak usia dini. Why? Mengapa cooperative learning sangat ditekankan dalam kegiatan anak dibandingkan dengan kegiatan individual?

There are some reasons for it …

Diantaranya, cooperative learning dapat meningkatkan kemampuan anak dalam bersosialisasi, berkomunikasi, karena di dalam cooperative learning ada interaksi antara anak satu dengan anak yang lainnya. Dan point pentingnya adalah … menghindari anak dari sifat ’selfish’ .. menghindari adanya keegoisan pada diri anak.

(re : Yang harus saya informasikan disini, anak usia dini adalah anak yang berada dalam rentang usia 0 – 8 tahun, mulai lahir sampai dengan usia SD awal, kelas 3 SD). Oke, mungkin saya tidak akan membahas lebih jauh mengenai hal ini, karena persoalan yang akan saya share bukan dari sisi PAUD saja, akan tetapi ada juga sedikit dari sisi politik.

Apa hubungan antara metode belajar dengan politik?

Read the rest of this entry

Metodologi Penelitian , oleh Prof. Dr. dr. Myrnawati, MS.PKK

Pertemuan 28 Februari 2011

Metodologi Penelitian adalah ilmu yang mempelajari bagaimana kita melakukan penelitian.

Apa Itu Penelitian? Penelitian merupakan rangkaian untuk memecahkan masalah.

Langkah-langkah dalam memecahkan masalah dapat diuraikan sebagai berikut :

Masalah

Ada tiga hal yang dapat dikategorikan sebagai masalah :

Suatu kesenjangan antara harapan dengan kenyataan (de sein & de sollen)

Sesuatu yang belum diketahui jawabannya

Suatu kontradiksi

 

Merumuskan Tujuan

Dalam merumuskan tujuan, hendaknya kita memiliki tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum untuk menjawab masalah, dan tujuan khusus menjawab pertanyaan. Apa perbedaan mendasar dari tujuan umum dan khusus? Dapat kita misalkan dengan adanya 2 peneliti, sebut saja peneliti AB dan CD sedang meneliti mengenai lapisan ozon yang menipis. Peneliti AB tidak membedakan antara masalah dengan pertanyaan masalah. Sedangkan peneliti CD membuat suatu perbedaan. CD membuat tujuan umum (masalah) yaitu Dicegahnya menipisnya lapisan ozon. Sedangkan tujuan khususnya (pertanyaan penelitian) adalah diketahuinya dampak, upaya pencegahan, dll.

Kerangka Berpikir

  1. Kita browsing, baca buku à untuk membuat kerangka teori
  2. Kita ambil dari kerangka teori untuk penelitian à Kerangka konsep
  3. Kita harus tahu asal katanya.
  4. Sifat atau ciri bervariasi (variabel) à Identifikasi Variabel, ada dua macam variabel, yaitu variabel Sebab (Independen : karena tidak dipengaruhi apapun) dan variabel akibat (dependen : karena dipengaruhi faktor lain, dalam hal ini sebab). Yang perlu diingat adalah, variabel untuk dipenden hanya terdapat 1 variabel. Variabel ini merupakan masalah penelitian yang harus dicari harapan dan faktanya.
  5. à Definisi operasional. . harus tuntas, tidak berarti ganda.

Bahasa Sebagai Sarana Komunikasi Ilmiah [chapter 1]

(?) Mempermudah menulis :

-          Harus punya referensi data.

-          Tentu harus dibuat kerangka berpikir

-          Tentukan juga konten tiap paragraph

-          Tentukan juga variable yang akan ditulis, baik faktor internal dan faktor eksternal.

-          Yang juga perlu diingat, jangan gunakan kata ganti orang

 

Dalam mengembangkan paragraph, tak lain dan tak bukan, selalu perhatikan 5 W + 1 H

Bahasa Sebagai Sarana Komunikasi Ilmiah

-          Bahasa : alat mengkomunikasikan pesan

-          Sarana : Alat untuk melakukan sesuatu

-          Komunikasi : proses penyampaian pesan

-          Ilmiah : Segala pengetahuan yang dapat ditangkap oleh panca indera dan dapat dibuktikan kebenarannya secara verbal dan non verbal.

 

Penulisan Karya Ilmah

-          Penulisan : Cara menuangkan ide

-          Karya : berbentuk 4 dimensi, dan dapat bermanfaat

-          Penulisan karya Ilmiah : Cara menuangkan ide/gagasan dalam tulisan menggunakan bahasa ilmiah.

 

Ciri-Ciri Karya Ilmiah

Read the rest of this entry

3 Langkah Pertama Metode Penelitian Kuantitatif

Sebagai seorang mahasiswa yang diharapkan dapat menguasai pengetahuan yang berhubungan dengan anak usia dini, Mahasiswa yang berasal dari PG PAUD tentu harus mengerti bagaiman melakukan penelitian guna mengembangkan bidang keilmuan PAUD.

Bagaimana cara mengembangkan dan memperoleh ilmu pengetahuan mengenai PAUD? Ini bisa disebut juga sebagai Epistimologi. Dalam hal ini ada 2 cara untuk mengkaji demi memperoleh pengetahuan ilmiah dalam bidang PAUD, yang pertama dengan Pendekatan Positivistik, dan cara yang kedua adalah dengan Pendekatan Naturalistik.

Dalam pendekatan positivitik, masalah dapat diukur secara kuantitatif. Langkah dari pendekatan positivistik ini biasa diingat dengan ’LHV’, dimana masing-masing huruf tersebut merupakan singkatan dari Logico, Hipotetico, dan juga Verifikatif. Logico yang berarti saat menalaah masalah menggunakah logika, kemudian hasil penelaahan tadi disimpulkan dalam suatu hipotesis, yaitu dugaan sementara, serta akhirnya akan di uji (diverifikasi) dengan sejumlah data dan fakta yang ada.

Bagaimana dengan detail dari alur dalam penelitian ilmiah itu?

Read the rest of this entry

Sekilas Tentang PAUD

Sebelum saya menulis lebih banyak di blog ini, saya akan menulis sekilas mengenai PAUD. Mengapa PAUD? Karena memang saya adalah salah satu mahasiswi Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini yang bermaksud untuk menuliskan segala sesuatu yang berhubungan dengan apa yang saya pelajari disini :)

Info berikut saya kutip dari wikipedia :

Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.

Read the rest of this entry

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.